PDA

View Full Version : Jewel Box (NGC 4755)



scopedude
02-03-2009, 03:55 PM
Semalam lumayan cerah, iseng2 coba menangkap Jewel Box (aka K Cru Cluster atau NGC 4755) di rasi Crux.

Walau cerah, kebetulan di sekitar Crux ada awan tipis, tapi nekat aja dah. Kompensasinya, exposure harus di-cut hingga 15 detik, ISO 1600, dan diambil sebanyak 30 buah. Kamera yang dipakai EOS 450D, RAW dan diproses di DSS.

Kritik dan saran ditunggu :)

Cheers

Winston

chandra
07-06-2009, 05:07 PM
ini saya juga lagi nyoba ngambil gambar ngc 4755.
tapi bintang punya saya kok ke ungu2/biru2an yah ?
sudah coba diatur color balance nya tapi tetap gak bisa maksimal kayak punya pak scopedude diatas...

http://img209.imageshack.us/img209/7410/ngc4755smallb.jpg

data2:
vixen 80 mf, canon 1000d, cg5
10 frame 10" dan 10 frame 13" semua iso 1600.
stacking di dss, kontras dan color balance di ps cs.

oh ya, karena kompie masih model lama jadi pakai mode jpeg.

pnugroho
08-06-2009, 10:22 AM
mungkin ini keungu-unguan karena CA kali ya...
kayaknya ada plugin yang bisa ngilangin CA... tapi saya kurang tahu namanya apa.

overall udah top banget nih mas...
pake CG-5 ya.. duh kapan ya bisa punya... ada yang juwal 2nd ga? :D

chandra
08-06-2009, 06:03 PM
thx pak pur....

terus terang kegiatan astrofoto ini ter agitasi oleh post2 dari pak pur..
jadi ini masih dalam taraf belajar...
makanya masih belum berani moto nebula :D

btw, kelebihan cg-5 mungkin fitur go-to nya ya.
karena umumnya dso sangat samar, jadi sangat susah kalau akan dicari secara manual.
tetapi tetap saja sangat bergantung pada polar alignmentnya, dan ini bisa bikin prustasi :D

scopedude
09-06-2009, 07:17 AM
Wah, 2009 benar2 IYA buat Pak Chandra nih :D Produktif!

Betul kata pak Pur, itu kebiruan adalah chromatic Abberation. Kan teleskop 80mm f/11 itu achromat. Untuk menghilangkan itu secara total sulit.

Btw, beberapa mount non-goto masih ok untuk astrofotografi - cukup dengan motor. Contoh, EQ-5, EQ-6 (Ada versi motornya), GM-8, GP-D2, dll. Mereka masih mampu menghandle exposure 2-3 menit. Nah, menangnya computerized hanya pada kemampuan menghitung cone-error. Tapi secara akurasi pada astrofotografi sama aja. Tetap presisi saat polar alignment yang jadi patokan.

pnugroho
09-06-2009, 10:47 AM
sudah pernah dicoba belum kemampuan autoguidernya (dengan bantuan komputer+software)?
mestinya dengan ini, trackingnya bisa terkontrol terus sehingga durasinya eksposenya bisa lebih lama lagi kan?

atau tidak semudah seperti yang saya bayangkan ya? :D

chandra
09-06-2009, 11:56 AM
waduh.... kalau sudah ngomong autoguider, berarti semakin serius nih....

sebab dari yang saya baca2, umumnya autoguider digunakan astronomer2 kelas 'mania' (saya baru kelas 'hobby' :D)
dimana gambar2 yang dihasilkannya sering menghiasi apod, dan pastinya mereka punya observatory
sendiri walaupun mini.

jadi telescopenya bukan portable, sehingga polar alignmentnya gak berubah2.

plus umumnya yang saya lihat, untuk autoguidernya sendiri mereka memakai telescope
yang terpisah dengan telescope yang dipakai untuk membuat image dso.

mungkin pak scopedude pernah mencoba..?

scopedude
28-06-2009, 05:18 AM
Auto guider saya kebetulan juga belum pernah mencoba, karena biasanya digunakan untuk exposure di atas 2 menit. Sebenarnya tidak rumit, karena sesuai namanya auto guider memiliki kompatibilitas standar yang bisa dipasangkan dengan brand apapun. Contoh, Orion autoguider bisa dipasang di EQ6 atau CG5.

Teleskop terpisah, memang iya - tapi tidak harus yang mahal. Achromat simple juga sudah memadai. Kalau fixed installation, lebih karena akan ribet setiap kali kita men-setup mount/tripod, teleskop, polar alignment, lalu memasang teleskop untuk guiding, autoguider, dll. Kalau fixed kan cuma pasang sekali.

Sebenarnya kembali cukup membuat sebuah roll off observatory sederhana (shed), biaya tidak mahal namun sangat menghemat waktu dan tenaga.

Kalau digunakan oleh yang pro, nggak juga, namanya autoguider memang dirancang untuk kita2 yang 'malas' :D

Kalau mau coba, Orion ada autoguider yang cukup populer. Silahkan kontak kami.

Regards,

Scopedude