PDA

View Full Version : Gathering at SLDC Sentul - berburu DSO



scopedude
21-09-2008, 08:10 AM
Gathering di SLDC Sentul berlangsung semalam. Jumlah peserta tidak sebanyak biasanya, karena namanya juga acara dadakan ;)

Saya tiba jam 18.00, disusul oleh Pak Lukman dan Agus. Langit cukup cerah, dan walaupun masih sangat biru - Jupiter dan Venus dengan cemerlangnya berkilau di langit!

Buru-buru saya set up salah satu teleskop saya, Vixen NA140SSf. Teleskop widefield achromat ini memang khusus saya bawa untuk berburu DSO, namun planet - kenapa tidak?

http://www.pbase.com/winston_tan/image/103401207/original.jpg

Jupiter adalah target pertama. Dengan eyepiece LVW 17mm (47x), Jupiter tampak silau dengan dikelilingi banyak bintang di dalam ruang pandang. Megah sekali. Saya sempat coba LVW 5mm (160x), jelas nampak sabuk-sabuk di permukaan planet gas ini.

Tidak lama kemudian, saya arahkan teleskop 140mm ini ke Venus. Wah, memang ini planet bukan sahabat teleskop achromat. Silaunya berpendar ungu, tapi toh saya sangat menikmati kilaunya yang nyata dialaskan langit biru.

Lalu saya pindah ke teleskop C6 Pak Lukman, di sini jelas lebih baik, karena cermin tidak menimbulkan purple fringing seperti teleskop dengan lensa.

Saya lalu menunggu sebentar hingga langit lebih gelap. Not bad! bintang2 cukup banyak bila dilihat dengan naked eye. NELM sekitar magnitude 4.

Saya lalu browsing obyek DSO di Sagittarius;

1. M22 - globular cluster. Yang ini benar benar menu pembuka yang memanjakan mata! Langit masih belum terlalu hitam pun sudah jelas nebulosity nya. Saya menghitung lebih dari 20 bintang halus di core-nya. Karena yang lain belum pada datang saya nyalakan motor drive, dan mount saya terkunci pada obyek ini selama kurang lebih satu jam.

Tidak lama kemudian peserta lain mulai datang. Langsung semua terpaku pada M22 ini - karena langit sudah cukup gelap dan splendor dari obyek ini benar-benar kelihatan.

Pak Hartono lalu memaksa saya segera mengeluarkan senjata pamungkas, William Optics FLT 98. Beliau membawa teleskop sendiri, tapi akhirnya keasyikan duduk menikmati teleskop gres WO ini.

2. M18 - open cluster. Obyek ini pertama dilihat melalui WO FLT 98. Nah, siapapun akan berpikir bahwa teleskop 4" ini tidak akan memberikan vista sehebat yang 140mm (5.5") - salah. Dari pembesaran kecil (Ultrascopic 30mm, 21x) langit di dalam view sudah sangat *jet black*! Hitam gelap dan kontras sekali dengan obyeknya, sehingga obyek nampak seterang dengan teleskop yang lebih besar! Saya juga sempat arahkan NA140ssf ke obyek ini - bintang yang redup memang lebih jelas, namun langit tidak bisa segelap dengan FLT98.

Sempat FLT98 diarahkan ke Jupiter, dengan eyepiece 5mm (120x), sabuk2 di permukaan Jupiter jauh lebih jelas dan bisa dihitung jumlahnya ketimbang yang 140mm di pembesaran lebih tinggi. OK, cukup menjadi bukti keandalan desain optical engineer Rusia.

Tak lama, FLT 98 dipasangi Binoviewer milik Pak Hartono. Tak urung, view stereo dengan dua mata benar2 memukau. Bintang2 seakan lebih 3D!

3. M17 - Omega Nebula. Obyek ini pertama ditemukan oleh Pak Hartono dengan FLT 98. Nebula pipih ini memiliki magnitudo sekitar 7. Agak redup. Tapi kontras FLT 98 sangat membantu kami melihat kabut gas ini dengan jelas. Saya buru-buru arahkan NA140SSf ke nebula ini juga. Jelas diameter beda 40mm menampilkan sisi luar kabut gas ini sedikit lebih jelas.

Sementara itu, beberapa menggunakan binokular 15x70 dan 9x63 untuk turut memburu obyek-obyek yang disebutkan di atas. Bahkan binokular pun sudah membuat kami impressed. Langit yang lebih gelap sangat membantu untuk melihat obyek-obyek diffused tsb.

4. M25 - Open Cluster.

Yang ini juga asal browsing langit dan ketemu. Dengan FLT-98 dan binoviewer, open cluster ini tampak kontras dan tajam.

5. M16 - Eagle nebula. Yang ini benar-benar mengundang decak kagum. Saat menemukan obyek ini yang lain sedang menikmati nasi goreng (tanpa mengajak saya tentunya :eek:). Best view nebula ini, dengan LVW 17mm + Barlow 2x di teleskop 140mm. Wow! Di sebelah kiri ruang pandang, kabut gas besar dengan beberapa bintang di baliknya tampak seperti permata berkilau, sementara di sebelah kanannya cluster yang berkilauan. OK, sepanjang malam, tidak ada obyek yang bisa mengalahkan M16 ini.... Karena saya baik, saya biarkan teleskop tracking di sini sambil menunggu yang lain. :p

Sehabis itu kita cuma scanning langit menikmati 'ramainya' bintang di pembesaran sedang dan kecil. Puas menikmati Sagittarius, saya arahkan ke sisi langit yang lain.

6. M27 - Dumbell Nebula. Seperti bola kapas yang redup, obyek ini menarik perhatian saya. Pertama saya tidak mengenalinya, tapi dengan bantuan Vega, Altair dan Deneb, di Stellarium saya menemukannya. Inilah M27. Memang magnitude nya juga redup sekitar 7.3. Benar2 gak rugi!

Selain itu, beberapa obyek yang saya browse dengan binocular 9x63 adalah:

7. M8 - Lagoon Nebula.
8. M20 - Trifid Nebula
9. M21

Ketiganya tertangkap berurutan dengan binocular, dengan pola yang sangat khas. Percaya atau tidak, ketiganya ini juga bisa dilihat di langit Jakarta. Salah seorang pengguna FLT-98 lain yang tidak dapat hadir, ternyata pada saat yang sama juga sedang menikmati nebula2 ini di rumahnya di bilangan Kebon Jeruk.

Akhirnya awan dan kabut menyerbu sekitar jam 22.00. Niatan menunggu awan lewat selepas tengah malam (karena ingin menunggu M45 dan M42) kandas pukul 23.30, mengantuk! Akhirnya kami pun bubar. Yang pasti puas banget!

Regards,

Scopedude

Lukman K.
21-09-2008, 04:16 PM
Langit malam minggu kemarin di SLDC - Kaluhur camping ground, benar-benar mengangumkan :)

Dengan telescope2 yang dipakai, seakan kita dibawa begitu dekat dengan objeck nebula dan cluster yang kita tangkap.

Terlebih setelah Pak Hartono memasangkan WO binoviewernya pada telescope WO FLT-98 APO, sungguh pemandangan 4 dimensi yang luar biasa, yang belum pernah saya lihat seumur hidup saya :eek:

Namun sayang, saking banyaknya objeck yang dapat kita tangkap dengan telescope maupun binocular, sampai2 tidak sempat mengambil gambarnya dengan Camera, kecuali pak singgih menjepret Jupiter dengan HP Nokianya.

Untuk Star party selanjutnya perlu persiapan yg lebih baik lagi.

Mungkin ada yg punya tempat lebih baik??? tolong usulannya.

Thanks.

Lukman

xcubanx
22-09-2008, 07:55 PM
Wah,.... sayang saya gak bisa ikut kemaren, padahal pengen liat dan ngerasain "senjata" canggih terbaru..., kalo soal tempat sih SLDC dah oke , tinggal penentuan waktunya aja supaya banyak yang ikut dan langitnya pas bener2 cerah....