PDA

View Full Version : CG5 ASGT - polar alignment



pnugroho
21-06-2010, 10:52 PM
Sebagai GEM yang memiliki fitur GOTO, CG-5ASGT populer sebagai salah satu GEM yang affordable.
Fitur all-star alignment yang dimilikinya juga sangat membantu sekali dalam mengkondisikan EQ mount ke posisi yang seharusnya, tanpa harus strugling dengan polar scope mencari celestial pole baik north ataupun south.

Hanya saja ada satu hal yang selama ini saya acuhkan karena saya rasa kurang mengganggu (untuk pengamatan - bukan imaging), tapi belakangan ini jadi kepikiran apakah ini yang membuat polar alignment yang selama ini saya lakukan tidak maksimal.

Setiap kali setup mount, tentunya kita melakukan two star alignment.
Saya arahkan scope ke suatu bintang (Antares - misalnya), saya posisikan ke tengah viewfinder seperti biasa, dan kemudian di-align (via handcontroller).
Kemudian scope digerakkan ke bintang ke-2 (Arcturus - misalnya), posisikan lagi ke tengah viewfinder, lalu di-align.

Setiap kali proses align posisi star saya letakkan benar2 di tengah, seperti gambar 1.

selesailah proses two star alignment.

Tapi bila saya coba balik menggerakkan mount ke bintang Antares (dengan GOTO), posisi bintang terlihat tidak terletak di wilayah pusat viewfinder (seperti terlihat gambar 2).

Hal serupa terjadi saat saya kembali mengarahkan mount ke bintang Arcturus (dengan GOTO). Arcturus tidak terposisikan di wilayah pusat viewfinder juga (seperti gambar 3).

Saya bolak balik, hasilnya sama, dan letaknyapun berubah-ubah, tapi tidak pernah berada persisi didalam kotak pusat viewfinder seperti pada gambar 1.... sekalipun sudah saya align ulang untuk diposisikan ke pusat kotak.

Dengan kondisi seperti ini, jelas akan mempengaruhi PA yang akan dilakukan.
All-star polar alignment akan meminta kita memposisikan mount ke satu bintang, dan di-align (agar tampak seperti gambar 1).
Tapi ketika slewing, dan kemudian kita harus mengadjust secara manual untuk DEC & RA, apakah kita harus memposisikan bintang tepat ke kotak di tengah (seperti gambar 1)? padahal bisa jadi posisi seharusnya tidak tepat ditengah.. tapi masalahnya.. dimana? karena setiap kali align, posisinya berubah-ubah.

Ini yang mungkin membuat PA tidak maksimal, dan memang harus ditambahkan dengan proses drift alignment agar bisa mendekati sempurna.

scopedude
22-06-2010, 07:21 AM
Mas Pur,

memang drift alignment wajib buat AP, tapi kenapa 2-star alignmentnya pakai viewfinder kamera? Apakah sudah pernah dibandingkan dengan menggunakan eyepiece pada pembesaran 60x misalnya? Soalnya VF kamera kan pembesarannya kan kurang besar (sekalipun di depannya ada lensa 600mm - baru 10-15x).

kayanya drift alignment satu2nya kunci ya, karena menuntun kita mengoreksi latitude dan azimuth setting.

btw, saya juga ready stock illuminated eyepiece - ada yang 5mm dan 20mm.

thanks

Scopedude

chandra
22-06-2010, 11:59 AM
pak Pur, saya mau tanya ya.
berapa lama waktu yang pak Pur butuhkan untuk tiap kali melakukan polar/drift alignment
,dihitung tanpa all-star alignmentnya ya ?
sebab saya lihat pak Pur bilang setiap kali set up mount, jadi GEM-nya kan
pindah-pindah gitu.

dari pengalaman saya, polar/drift aligment ini sangat makan waktu ya,
dan rata-rata dari yang saya baca umumnya mereka butuh waktu 1 jam untuk polar alignmentnya
saja (tergantung iterasinya dan lama waktu drift yang diinginkan ).

masuk akal juga, sebab kalau kita hitung, katakan pakai waktu drift 5 menitan:
untuk drift pada bintang di meridian kl 5 menit, kemudian di horizon timur/barat 5 menit
lagi, balik lagi ke bintang di meridian 5 menit lagi, dilanjutkan ke bintang
di horizon timur/barat 5 menit lagi.
jadi 2 kali iterasi saja sudah makan waktu 20 menit, apalagi kalau lebih dari 2 kali
iterasinya, kayaknya sih 2 kali iterasi ini yang umum dipakai.

kalau mengenai bintang yang tidak kembali tepat ditengah, saya rasa
itu wajar pak, mungkin salah satu faktornya seperti pada PE (periodic error) adalah gear dari worm motor yang tidak bulat sempurna, bukankah begitu ?

kalau masih dalam fov ya bisa diterimalah, punya saya juga begitu ,
yang saya lakukan adalah dengan mengadjust secara manual sehingga tepat ditengah (maklum vignetting dari focal reducer minta ampun dah ).

pnugroho
22-06-2010, 11:08 PM
mas Winston,
eyepiece sudah lama saya gantung.... :D... sudah jarang banget pakek...
bener juga ya... kenapa ndak dicoba dengan eyepiece yang memberikan membesaran lebih tinggi.
Tapi saya juga ragu, kalau saat proses PA pake EP, kemudian mengganti dengan body kamera, akan ada faktor perubahan weight dan balance yang membuat PA menjadi tidak valid lagi. mungkin gak seperti itu?

mas Chandra,
saya melakukan 'drift alignment' sampai pada kondisi dimana posisi bintang cukup konstan di posisi tertentu.. 5-10 menitan.. untuk mengkompensasikan adanya PE yang osilatif pada RA.
Seperti yang pernah saya utarakan drift alignment yang saya lakukan tidak menggunakan cara seharusnya (karena limitasi tempat observasi).
Saya memonitor koordinat posisi star menggunakan webcam & metaguide, dengan lebih perhatikan ada tidaknya drifting pada DECnya.

Secara logika, dengan kondisi tidak menggunakan autoguiding, maka saat mount bekerja dalam mode tracking-sidereal, tentunya yang berputar hanyalah RA motor... sementara DEC motor diam tidak bergerak sama sekali.
Kalau terlihat drifting/osilasi PE pada RA, nantinya masih bisa dikompensate oleh autoguiding.... tidak masalah.
Tetapi kalo sampai terlihat ada drifiting pada DECnya, OK memang juga akan diadjust saat autoguiding aktif sih....tapi ini jelas merupakan tanda bahwa PA-nya masih meleset. Karena seharusnya bila sudah polar aligned, adjustment terhadap DEC tidak perlu dilakukan lagi.

Makanya tidak heran pada beberapa software autoguiding, ada mode yang similar dengan 'quick calibrate', dimana proses kalibrasi dilakukan cukup pada RA tanpa melakukan kalibrasi DEC... hal ini akan lebih mempersingkat waktu kalibrasi. Tentunya harus dengan kondisi awal bahwa mount tersebut sudah polar-aligned.

scopedude
22-06-2010, 11:41 PM
Mas Pur,

perubahan beban memang bisa sangat mempengaruhi. Saya pernah nyoba pakai c8 (focal length panjang), udah sip, ganti tabung pendek, malah berantakan exposurenya. Saya juga curiga apa karena perubahan beban/balance yang berubah total.

Nah, lucunya, pakai Vixen GP Photo Guider, pas motret Crux (di posisi Barat rendah), saya bisa dapat 30 detik (dengan lensa 85mm) nge-tune abis trackingnya. Sampai 50 frame akurat banget - bulat abis bintangnya. Pas selesai dengan Crux, saya arahkan ke Ophiucus (ceritanya mau nangkep Rho Op.) di posisi zenith, eh, 15 second aja bintangnya drifting. Bingung abis dah malam itu. Padahal hardware tidak diubah2. Satu2nya kemungkinan - Nikon D5000 + lensa memang numpang di atas ballhead. Hal ini memungkinkan saya tidak perlu memainkan RA untuk mencari obyek - tapi rupanya posisi D5000 yang mendongak ke atas saat mengarah ke Ophiucus membuat gerakan gear RA Vixen menjadi 'kacau'.

Nah kalau kaya gini bingung juga. Padahal Vixen memberikan rate 2.5kg max load (kamera + lensa cuma 1.1 kg max), dan memang harus memakai ballhead - rupanya Vixen tidak memperkirakan positioning kamera pada sudut tertentu mensimulasikan beban yang berbeda sehingga ya tidak lagi akurat trackingnya.

Dari sini saya menemukan keterbatasan pada penggunaan ballhead - jadi pada posisi tertentu, tetap harus melalui sumbu RA dalam mencari obyek.

Intinya, tiap mount pasti memiliki 'quirks' sendiri2. Dalam hal Vixen GP guider, mengubah balance sangat berpengaruh pada performa tracking. Kalau CG-5 ya pasti ada beginian juga.


Cheers,

Scopedude

pnugroho
23-06-2010, 08:03 PM
Wehehehe.. menarik juga ya untuk mencoba mendalami 'kepribadian' GEM mount masing-masing :)

Saya ingin share grafik yang saya buat di excell, dengan mengimport data dari log MetaGuide.
Bintang Enif digunakan sebagai referensi koordinat guide star

Sumbu X merupakan durasi waktu, satuannya dalam detik
Sumbu Y merupakan perubahan posisi dari titik awal (0,0), satuannya dalam pixel.

CG-5-unguided_drift.jpg adalah grafik dengan rentang waktu sekitar 1051 detik (17 menit).
Dari grafik jelas terlihat adanya PE pada RA.. sifatnya osilatif (berulang)
Di DEC juga terlihat adanya drift dimana pada detik pertama posisinya 0 dan setelah 17 menit posisinya bergeser 1.8 pixel. Sebenernya untuk ukuran polar alignment, kondisi ini udah OK banget... drifting hanya 1,8pixel setelah 17menit!
Tapi tetap saja ini menunjukkan bahwa PA masih meleset sedikiiit :)

CG-5-guided.jpg adalah grafik dengan rentang waktu 336 detik (sekitar 5menit lebih dikit).
CG-5 dalam kondisi autoguiding aktif baik untuk DEC maupun RA.
Dari grafik jelas terlihat dinamika naik-turunnya grafik yang memperlihatkan kencenderungan untuk mengarah pada kondisi stabil.
Walaupun ada spike...tapi autoguiding juga langsung merespon dengan reaksi untuk mengembalikan posisinya ke koordinat referensi.
Dari rentang waktu 5 menit tsb, drift ditekan selalu dibawah 1 pixel.